Kyoto Styudy

Bagi Anda yang ingin belajar di Kyoto Bagi pelajar internasional di Kyoto

STUDY KYOTO MAGAZINE

Metode Belajar untuk Ujian Kemampuan Bahasa Jepang (JLPT) ~ Pengalaman Mahasiswa Asing

Metode Belajar untuk Ujian Kemampuan Bahasa Jepang (JLPT) ~ Pengalaman Mahasiswa Asing

Ujian Kemampuan Bahasa Jepang (Japanese-Language Proficiency Test atau JLPT) adalah tes umum yang digunakan untuk mengevaluasi dan membuktikan kemampuan bahasa Jepang secara menyeluruh bagi orang asing yang bukan penutur asli bahasa Jepang. Bagi mahasiswa asing yang berencana mengikuti ujian masuk universitas di Jepang atau mengejar pekerjaan di perusahaan Jepang, sertifikasi kemampuan bahasa Jepang menjadi hal penting. Tingkat kemampuan bahasa Jepang yang diperlukan untuk ujian masuk universitas atau kegiatan mencari pekerjaan seringkali mewajibkan kita untuk mencapai tingkat “sangat lancar” atau “level bisnis”, yang kurang lebih setara dengan level N2 atau N1 dalam JLPT.
Dalam artikel ini, seorang mahasiswa asing yang berhasil lulus JLPT N1 akan membagikan pengalamannya dan memberikan wawasan mengenai metode belajar yang ia gunakan.

********************

Salam kenal! Saya adalah mahasiswa asing asal Vietnam yang saat ini berkuliah di universitas di Kyoto. Dalam artikel kali ini, saya ingin berbagi pengalaman saya dalam belajar untuk ujian JLPT. Semoga artikel ini bermanfaat bagi semua yang sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian kemampuan bahasa Jepang!

Informasi Umum tentang JLPT

Pertama-tama, bagi mereka yang baru akan memulai belajar untuk ujian JLPT, saya akan memberikan penjelasan singkat mengenai ujian ini.

Ujian ini terbagi menjadi lima tingkatan yang mencakup pengetahuan bahasa seperti aksara-kosakata, tata bahasa, serta tindakan berbahasa seperti “membaca” dan “mendengarkan”. N5 adalah tingkatan yang paling mudah, sementara N1 adalah tingkatan yang paling sulit. Skor maksimal yang dapat diperoleh adalah 180 poin untuk semua tingkatan, namun skor minimal kelulusan berbeda-beda untuk setiap tingkatan. Tabel di bawah ini merangkum batas minimal kelulusan dan kompetensi kebahasaan untuk setiap tingkatan. Informasi ini diambil dari situs resmi Japanese-Language Proficiency Test, jadi silakan gunakan sebagai referensi.

Tingkatan Batas Minimal Kelulusan Kompetensi Kebahasaan
N5 80/180 Mampu memahami dasar-dasar bahasa Jepang sampai tingkat tertentu.
N4 90/180 Mampu memahami bahasa Jepang dasar.
N3 95/180 Mampu memahami bahasa Jepang yang digunakan dalam situasi sehari-hari dalam tingkat tertentu.
N2 90/180 Selain memahami bahasa Jepang dalam situasi sehari-hari, juga mampu memahami bahasa Jepang yang digunakan dalam berbagai konteks.
N1 100/180 Mampu memahami bahasa Jepang yang digunakan dalam berbagai konteks.

Sumber: Situs Web Resmi Ujian Kemampuan Bahasa Jepang (JLPT)

Panduan Sertifikasi N1-N5: https://www.jlpt.jp/e/about/levelsummary.html

Pembagian Skor, Penentuan Kelulusan, dan Pemberitahuan Hasil: https://www.jlpt.jp/e/guideline/results.html

 

Dalam artikel lain di Study Kyoto Magazine juga dijelaskan informasi umum dan metode belajar untuk Ujian Kemampuan Bahasa Jepang, jadi pastikan juga Kamu merujuk ke sana. (Apa itu Ujian Kemampuan Bahasa Jepang? Apa strateginya?).

Langkah 1: Menetapkan Tujuan

Hal pertama yang paling penting dan harus Kamu lakukan adalah menetapkan tujuan dengan jelas. Proses belajar untuk ujian bisa sulit atau tidak selalu menyenangkan, dan mungkin membuat kita merasa lelah. Oleh karena itu, memiliki tujuan yang jelas adalah cara terbaik untuk memotivasi diri sendiri. Ingatlah bahwa JLPT diadakan dua kali setahun, pada hari Minggu pertama bulan Juli dan Desember. Sebaiknya mulailah persiapan dengan cepat. Sebelum memulai belajar, tanyakan pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan berikut dan coba tuliskan jawabannya:

・Apa tujuan saya?

・Untuk apa saya melakukan persiapan belajar JLPT?

・Mengapa JLPT penting bagi saya?

・Sampai kapan saya harus mencapai tujuan ini?

・Bagaimana cara mencapai tujuan tersebut?

Tulislah jawaban Kamu di kertas lalu tempelkanlah kertas tersebut di tempat yang terlihat. Bacalah kertas jawaban tersebut tiap kali motivasimu sedang turun. Saya yakin bahwa dengan memvisualisasikan tujuan masa depan sekaligus merencanakan langkah-langkah untuk mencapainya dalam bentuk kata-kata, tujuan tersebut akan lebih jelas dipahami, dan kita kan dapat mengeluarkan kekuatan yang lebih besar dari kemampuan yang kita miliki.

Artikel PopulerPopular Articles

Kategori

Popular Articles Artikel Populer

Kategori